Berikut di bawah ini adalah jawabannya:
Menanam berbagai jenis tanaman hias, pohon pelindung, dan apotek hidup di taman sekolah untuk menciptakan habitat bagi serangga dan burung kecil.
Membuat area konservasi mandiri seperti rumah kaca mini, kolam ikan, atau taman ramah polinator untuk menjaga kelangsungan hidup hewan-hewan sekitar.
Menerapkan sistem pengelolaan sampah yang ketat melalui pemilahan organik dan anorganik serta pembuatan kompos untuk menjaga kesuburan tanah sekolah.
Membatasi penggunaan pestisida kimia di area kebun sekolah dan beralih ke pupuk organik agar mikroorganisme tanah tetap lestari.
Menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler lingkungan hidup atau kerja bakti berkala untuk merawat keanekaragaman flora dan fauna di sekitar kelas.